Monday, March 31, 2014

SEJARAH KELAM 1 APRIL ( April Mop)



Remaja-remaja sekarang ini tentu tau april mop, yaitu sebuah hari dimana seseorang dikatakan boleh berbohong untuk mengerjai temannya. Memang seperti itulah kebanyakan orang mengenal tentang 1 april alias april mop. Namun ada sejarah kelam dan menyakitkan bagi kaum muslim pada hari itu, yaitu hari dimana kaum muslim mengalami pembantaian massal yang dilakukan tentara salib.Berikut ini kisahnya.
______________

Sejak dibebaskan Islam pada abad ke-8 M oleh Panglima Thariq bin Ziyad, Spanyol berangsur-angsur tumbuh menjadi sebuah negara yang makmur. Islam telah menerangi Spanyol. Karena sikap para penguasa Islam yang begitu baik dan rendah hati, banyak orang-orang Spanyol yang kemudian dengan tulus dan ikhlas memeluk Islam. Keadaan tenteram seperti itu berlangsung hampir enam abad lamanya. Selama itu pula kaum non muslim yang masih ada di sekeliling Spanyol tanpa kenal lelah terus berupaya membersihkan Islam dari Spanyol, namun selalu gagal. Maka dikirimlah sejumlah mata-mata untuk mempelajari kelemahan umat Islam Spanyol. Akhirnya mereka menemukan cara untuk menaklukkan Islam, yaitu dengan melemahkan iman mereka melalui pemikiran dan budaya lebral.

Akhirnya mereka menemukan rumusan bagaimana cara menghancurkan umat Islam. Rumusan tersebut adalah melemahkan iman umat Isam. Kemudian rumusan tersebut ditindaklanjuti dengan merusak pemikiran dan budaya umat saat itu.

Secara diam-diam mereka mengirimkan alkohol dan rokok secara gratis ke wilayah Spanyol. Musik ditawarkan kepada anak-anak muda agar lebih suka bernyanyi dan menari daripada membaca al-Qur'an. Selain itu, mereka mengirim ulama-ulama palsu untuk menanamkan ajaran-ajaran palsu sehingga umat Islam Spanyol terpecah belah. Alhasil, upaya ini berhasil. Umat Islam menjadi lemah imannya, lalai ibadahnya dan bobrok moralnya.

Spanyol pun jatuh dan dikuasai Salibis (pasukan perang salib). Penyerangan salibis benar-benar brutal. Bukan hanya pasukan Islam yang dibantai, penduduk sipil, wanita, anak-anak kecil, orang-orang tua pun ikut dibasmi. Maka, satu-persatu daerah di Spanyol jatuh ke tangan kaum salibis.

Granada merupakan daerah terakhir yang ditaklukkan. Orang-orang Moor, sebutan untuk Penduduk Islam Spanyol, menyelamatkan diri di dalam rumah. Salibis terus mengejar. Ketika jalan-jalan sudah sepi dan ribuan mayat berjejer tergenangi darah-darah segar, pasukan salib mengetahui bahwa muslim Granada banyak yang bersembunyi di dalam rumah.
Lantang dan tegas tentara salib meneriakkan pernyataan bahwa umat Islam Granada bisa keluar rumah dengan aman dan dibolehkan meninggalkan Spanyol membawa barang-barang keperluan mereka.

Umat Islam curiga dengan tawaran ini. Namun, beberapa dari mereka meng-crosscheck. Mereka melihat sendiri kapal-kapal penumpang yang sudah disiapkan di pelabuhan. Setelah benar-benar yakin, mereka segera bersiap untuk meninggalkan Granada dan berlayar keluar Spanyol.

Keesokan harinya, ribuan muslim Granada keluar rumah masing-masing membawa barang-barang kebutuhan. Mereka berjalan menuju pelabuhan. Orang-orang Islam yang tidak percaya, lebih memilih diam dan bersembunyi di dalam rumah.

Sampai di pelabuhan ribuan umat Islam Spanyol berkumpul bersiap menaiki kapal. Dengan cepat, tentara salib menggeledah rumah-rumah yang telah ditinggalkan penghuninya. Dari pelabuhan, kaum muslimin melihat api membara menjilat-jilat langit. Ternyata pasukan salib membakar rumah-rumah mereka bersama dengan orang-orang Islam yang masih bersembunyi di dalamnya.

Sedangkan ribuan umat Islam yang berada di pelabuhan pun hanya bisa terpana melihat kapal-kapal yang dijanjikan mengangkut mereka keluar dari Spanyol dibakar hangus oleh tentara salib. Kapal-kapal itu pun tenggelam.

Dikepung tentara salib, ribuan umat Islam tidak berdaya. Mereka tidak bersenjatakan apapun. Akhirnya atas intruksi pemimpin pasukan salib, ribuan umat Islam dibantai secara brutal. Tangis dan takbir membahana.

Sejarah Muslim Spanyol berakhir di pelabuhan itu. Mereka habis dibantai dan dibunuh dengan kejam. Darah pun mengalir menggenangi tanah-tanah pelabuhan. Kebiruan laut “ternodai” merahnya darah-darah segar sehingga warnanya berubah menjadi merah kehitam-hitaman.
____________________________

Bagi umat Islam, April Mop tentu merupakan tragedi yang sangat menyedihkan. Sebab itu, sangat tidak pantas jika ada orang Islam yang ikut ikutan merayakan tradisi ini.Siapapun orang Islam yang turut merayakan April Mop, maka ia sesungguhnya tengah merayakan ulang tahun pembunuhan ribuan saudara saudaranya di Granada, Spanyol 5 abad silam yang lalu.

Tuesday, March 4, 2014

Hati-Hati Dengan Lisan



Lisan merupakan anugerah sekaligus amanah dari Allah yang harus kita jaga sebaik mungkin. Amanah dan Anugerah yang akan dimintai pertanggungjawabannya oleh Allah kelak di hari Kiamat.

Dikatakan sebagai Anugerah karena dapat menyelamatkan pemiliknya dan meninggikan derajatnya. Dan dikatakan pula sebagai Amanah karena jika pemiliknya lalai dalam menjaganya, dapat menyebabkan penyesalan dan menjerumuskannya pemiliknya ke dalam jurang neraka.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda dalam sebuah hadits yang diriwayatkan dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu [yang artinya]:

"Sungguh seorang hamba mengucapkan satu kalimat yang mendatangkan keridhoan Allah, namun dia menganggapnya ringan, karena sebab perkataan tersebut Allah meninggikan derajatnya. Dan sungguh seorang hamba mengucapkan satu kalimat yang mendatangkan kemurkaan Allah, namun dia menganggapnya ringan, dan karena sebab perkataan tersebut dia dilemparkan ke dalam api neraka." (HR. Bukhari dan Muslim)

Banyak manusia yang kurang perhatian & cenderung meremehkan dalam hal menjaga lisan. Bahkan ironinya, sebagian mereka justru telah terbiasa menggunakan lisannya untuk mencela & mencaci maki manusia, berdusta, ghibah (menggunjing, atau mengadu domba, berdebat tanpa hikmah, bercanda berlebihan, bersaksi palsu dll

Banyak hubungan kekeluargaan & kekerabatan putus dan hancur karena lisan?! Banyak hati yang tercerai berai, pertumpahan darah & hilangnya nyawa manusia disebabkan oleh lisan! Banyak orang-orang terzhalimi yang disebabkan oleh lisan? Berapa banyak wanita-wanita baik-baik dicerai juga disebabkan oleh lisan? Berapa banyak harta benda dirampas karena ulah lisan? Dan banyak wanita-wanita shalihah dituduh berzina lewat lisan?

Lisan merupakan penjaga pahala amalan kebaikan yang kita lakukan. Dalam hadits yang diriwayatkan oleh imam At-Tirmidzi dari sahabat Mu'adz bin Jabal radhiyallahu 'anhu ketika beliau bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam tentang amalan yang dapat memasukkannya ke dalam surga dan menjauhkannya dari neraka, kemudian Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam menyebutkan tentang rukun iman dan beberapa pintu-pintu kebaikan, Kemudian setelahnya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berkata kepada Mu'adz: "MAUKAH kujelaskan kepadamu sesuatu yang dapat MENJAGA [pahala dari amalan] itu semua?" kemudian beliau MEMEGANG lisannya dan berkata: "JAGALAH INI" maka Mu'adz bin Jabal radhiyallahu 'anhu pun bertanya: "Wahai Nabi Allah, apakah kita akan DISIKSA dengan sebab PERKATAAN kita?" Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab: "ibumu kehilanganmu ya Mu'adz!! (ungkapan agar yang diajak bicara kemudian benar-benar memperhatikan perkataan selanjutnya). "Betapa banyak manusia TERSUNGKUR diseret ke neraka di atas wajah mereka atau di atas hidung mereka melainkan dengan sebab lisan mereka."

Maka dari itu, sejak mulai saat ini hendaklah kita lebih berhati-hati dalam berucap dan berbicara.
Bicara dan ucapkanlah perkataan yang baik..!! atau jika tidak mampu maka hendaklah kita diam, karena itu yang lebih selamat.

beberapa hadist lain berkaitan dengan menjaga lisan (ucapan) antara lain:
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda [yang artinya],
"Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata baik atau diam." [HR. Al-Bukhari dan Muslim]

Dalam hadits yang lain Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda [yang artinya]:
"Barangsiapa yang mampu menjamin untukku apa yang ada di antara kedua rahangnya (LISAN) dan apa yang ada di antara kedua kakinya (KEMALUAN) aku akan menjamin BAGINYA surga." [HR. Bukhari]

Wednesday, January 29, 2014

7 Alasan Utama Perlunya Bersyukur



Rasanya tidak ada hal apapun didunia ini yang tidak untuk disyukuri, kehadiran kita didunia, kesehatan yang bisa kita gunakan untuk beraktifitas, panca indra yang bisa dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari dan lain sebagainya patut kita syukuri.

Syukur adalah bentuk terima kasih makhluk hidup (dalam hal ini kita manusia) kepada Tuhan Yang Maha Esa. Syukur bukan sekedar ucapan hamdalah, ada banyak bentuk kesyukuran yang bisa kita lakukan. Misalnya dengan berbagi kepada sesama, dan bentuk syukur yang paling utama adalah beriman kepada Allah SWT dengan cara menjalankan  perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.

Di bawah ini 10 Alasan utama mengapa kita diwajibkan bersyukur, baik yang bersumber dari Al-Qur'an maupun hadist.
1. Jika engkau miskin bersyukurlah karena engkau akan sedikit mempertanggungjawabkan hartamu. Jika engkau kaya bersykurlah karena engkau mempunyai banyak kesempatan beramal. Apapun yang terkadang kita anggap kekurangan sesungguhnya itu rahmat jika kita mensyukurinya. Apapun yang kita anggap nikmat bisa jadi azab jika kita tidak mensyukurinya

2. Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kamu pendengaran, penglihatan, dan hati, agar kamu bersyukur. (An-Nahl: 78)

3. Bersabda Rasulullah saw: “Lihatlah kepada orang yang lebih rendah dari kalian dan janganlah kalian melihat kepada orang yang lebih tinggi dari kalian, karena yang demikian itu lebih pantas agar kalian tidak menganggap rendah nikmat Allah Ta’ala yang telah dianugerahkan kepada kalian.” (Muttafaq ‘alaih)

4. Dan terhadap nikmat Tuhanmu maka hendaklah kamu menyebut-nyebutnya (dengan bersyukur). QS. ad-Dhuha (93) : 11

5. Baik kepadamu maupun kepada nabi sebelummu telah diwahyukan: "Jika engkau mempersekutukan Tuhan, maka akan terbuang percumalah segala amalmu dan pastilah engkau menjadi orang yang merugi. Karena itu sembahlah Allah olehmu, dan jadilah orang yang bersyukur (QS Az-Zumar)

6. Dari Anas r.a., katanya: "Rasulullah s.a.w. bersabda: "Sesungguhnya Allah itu niscayalah ridha kepada seseorang hamba yang makan sekali makanan lalu ia memuji kepada Allah atas makanan itu serta ia minum sekali minuman lalu memuji kepada Allah atas minuman itu."

7. Dan jika kamu menghitung-hitung nikmat Allah, niscaya kamu tak dapat menentukan jumlahnya. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. An Nahl : 18)

Thursday, January 9, 2014

Allah Maha Pengasih


Di hari jumat yang cerah dan mubarak ini, admin akan share sebuah kisah yang menunjukkan betapa ampunan-Nya seluas langit dan bumi. Semoga bermanfaat
___________________________
Di hari kiamat, ada seorang pria yang membutuhkan satu amal baik untuk masuk surga.
Allah S.W.T. berfirman “Dapatkanlah satu amal baik, maka Aku akan memasukkanmu ke dalam surga.”
Pria itu berkata “Baiklah, aku akan mendapatkan satu amal baik.”
Pria itu pergi kepada ibunya dan meminta satu amal baik. Ibunya berkata “Maaf, tapi aku juga sedang butuh amal baik.” Kemudian dia meminta kepada ayahnya dan ayahnya berkata “Minta pada orang lain, aku juga butuh amal baik.”
Dia meminta kepada istri dan anak-anaknya, tapi semuanya menolak. Dia kemudian berkata “Betapa celakanya aku. Aku akan masuk neraka hanya karena satu amal baik.”

Karena melihatnya begitu marah dan kecewa, seseorang bertanya padanya. Pria itu menjawab “Wahai saudaraku, aku sedang butuh satu amal baik, kalau tidak, maka neraka akan menjadi rumahku.”
Orang itu menjawab “Aku hanya punya satu amal baik yang tak akan berguna bagiku. Aku telah melakukan terlalu banyak perbuatan dosa. Jadi lebih baik satu amal baik ini kuberikan padamu, karena baik kuberikan atau tidak, tetap saja aku akan masuk neraka.”

Jadi dia memberikan amal baik itu pada pria yang membutuhkan. 
Pria yang membutuhkan melompat kegirangan dan berkata “Ya Allah, aku mendapatkannya.”
Allah akan bertanya “Bagaimana caranya?”
Pria itu menjawab “Ada orang lain yang mau memberikan amal baiknya padaku.”

Kemudian si pria membawa orang itu ke hadapan Allah, dan Allah bertanya “Apakah kau mau memberikan amal baikmu?”
Orang itu menjawab “Ya.”
Allah bertanya “Kenapa? Bahkan seorang ibu pun tidak mau memberikan satu amal baiknya kepada anaknya.”
Orang itu berkata “Ya Allah, aku hanya punya satu amal baik, jadi tak ada gunanya bagiku, neraka sudah menjadi takdirku. Tapi amal baik ini akan sangat berguna bagi pria ini.”

Allah berfirman “Baiklah, jadi kau ingin menjadi lebih pengasih daripada Aku pada hari ini? Pada hari ini, tidak ada seorang pun yang lebih pengasih daripada Aku,  karena tindakanmu, maka kalian berdua akan masuk surga.”

lalu keduanya pun masuk surga karena ampunan Allah Swt Si pria tersebut menuntun tangan orang itu untuk memasuki surga. Subhanallah! 

Sumber :
- Lampu Islam
- Youtube; Syekh Maulana Tariq Jameel

Monday, November 11, 2013

Pencuri Shalat



Pencuri Shalat
Siapapun pasti tidak ingin kecurian, tapi bagaimana jika yang mencuri itu adalah diri kita sendiri dan korban dari pencurian itu juga diri kita sendiri. Hmm… jangan bingung gitu sob. Yang admin maksud disini adalah mencuri dalam shalat. Muncul pertanyaan, apaan yg dicuri?? Kan lagi shalat. Perhatikan Hadist dibawah.
“Sungguh sejahat-jahatnya pencuri dari kalangan manusia adalah orang yang mencuri shalatnya.” Para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, apa yang dimaksud mencuri shalatnya?” Beliau Saw berkata, “Ia tidak menyempurnakan rukuk dan sujudnya. Dan sungguh orang yang paling pelit (kikir) adalah orang yang pelit mengucapkan salam. (HR. Thabrani & Hakim)

Jadi mencuri dalam shalat yakni seseorang yang melakukan shalat tetapi tidak sempurna rukuk dan sujudnya. Sempurna dalam hal ini adalah meluruskan punggung. Admin yakin, sobat pembaca pasti pernah melihat hal seperti ini kan, yakni seseorang yang melakukan rukuk tetapi posisi punggungnya justru terlalu rendah seperti burung yang hendak mematuk. Jika hal seperti ini terjadi maka shalat yang dilakukan pun menjadi batal dan harus diulang lagi.

“Kamu melihat orang ini, jika dia mati, maka matinya tidak termasuk mengikuti agama Muhammad SAW, dia menyambar shalatnya seperti burung elang menyambar daging.” (HR. Ibnu Huzaimah).

Lalu bagaimana agar terhindar dari hal seperti ini?? Ada salah satu rukun shalat yakni tuma’ninah (tenang) dalam shalat. Thuma’ninah adalah diam beberapa saat setelah tenangnya anggota-anggota badan. Para Ulama memberi batasan minimal dengan lama waktu yang diperlukan seperti ketika membaca tasbih (Fiqhus Sunnah, Sayyid Sabiq: 1/124). Dalam bahasa bebasnya, thuma’ninah dapat diartikanslow motion, pelan-pelan, dihayati, dipahami dan dinikmati. Dengan tuma’ninah ini selain menghindari dari yang namanya kecurian, tentunya diharapkan kita juga bisa mendapatkan shalat yang khusyuk.

Sebagai penutup, admin share sebuah  kisah yang berkaitan dengan pencurian dalam shalat. Berikut ini kisahnya.

ada seorang lelaki yang masuk ke dalam masjid di waktu Rasulullah SAW sedang duduk. Lalu orang itu melaksanakan shalat. Setelah itu ia memberi salam kepada Rasulullah SAW., tetapi Nabi menolaknya seraya bersabda, “Ulangi shalatmu, karena (sesungguhnya) kamu belum shalat!” 
Kemudian lelaki itu mengulangi shalatnya. Setelah itu ia datang dan memberi salam kepada Rasulullah, tetapi Nabi SAW menolaknya sambil berkata, “Ulangilah shalatmu, (sebenarnya) kamu belum shalat!”
Laki-laki itu pun mengulangi shalat untuk ketiga kalinya. Selesai shalat ia kembali memberi salam kepada Nabi SAW. Tetapi lagi-lagi beliau menolaknya, dan bersabda, “Ulangilah shalatmu, sebab kamu itu belum melakukan shalat!”
“Demi Dzat yang telah mengutusmu dengan benar wahai Rasulullah, Inilah shalatku yang terbaik. Sungguh, aku tak bisa melakukan lebih dari ini, maka ajarkanlah shalat yang baik kepadaku,” tanya lelaki itu.

“Apabila kamu berdiri (untuk melakukan) shalat, hendaklah dimulai dengan takbir, lalu membaca ayat-ayat Al Qur’an yang engkau anggap paling mudah, lalu rukuklah dengan tenang, kemudian beri’tidallah dengan tegak, lalu sujudlah dengan tenang dan lakukanlah seperti ini pada shalatmu semuanya.” (HR. Bukhari)

Sunday, November 3, 2013

10 Kesalahan Yang Sering Dilakukan Dalam Shalat



"Sesungguhnya yang pertama kali akan dihisab atas seorang hamba pada hari kiamat adalah perkara shalat. Jika Shalatnya baik, maka baikpula seluruh amalan ibadah lainnya, kemudian semua amalannya akan dihitung atas hal itu." (HR. An Nasa'I : 463)

Hadist diatas sebagai pembuka untuk artikel kali ini. Sebegitu pentingnya perkara shalat, sehingga kita wajib untuk mengetahui hal-hal yang berhubungan tentang shalat yang benar.

Shalat adalah tiang agama, siapa yang mengerjakan shalat maka menegakkan agama sedangkan yang tidak mengerjakan shalat maka dia meruntuhkan agamanya. Mengerjakan shalat tidak sekedar berdiri, ruku, dan sujud tetapi semuanya memiliki aturan dan tata cara. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW "shalatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku shalat".

Berikut ini Admin jabarkan beberapa kesalahan yang sangat umum dilakukan dalam ritual shalat.
1. Tidak meluruskan dan merapatkan shaf (barisan).
Ini adalah kesalahan yang sangat umum terjadi, makmum tidak mengatur shaf dengan baik, ditambah lagi Imam yang seharusnya menjadi panutan seperti kurang paham dan hanya mengatakan untuk meluruskan shaf tanpa melihat apakah shaf sudah lurus / rapat atau belum. Padahal masalah shaf merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam shalaf. Allah telah memerintahkan untuk menyempurnakan shaf. "Luruskan shaf-shaf kalian, karena sesungguhnya meluruskan shaf termasuk kesempurnaan shalat.

sumber gambar : JOSH
2. Tidak Tumaninah
Tumaninah adalah tenang dan tidak tergesa-gesa. Tumaninah termasuk dari rukun shalat sehingga shalat menjadi tidak sah bila tidak ada tumaninah didalamnya. Makna tumaninah adalah orang shalat tenang didalam rukunya, i'tidalnya, sujudnya hingga salam. Nabi Muhammad SAW bersabda "Kembali ulangi shalatmu, karena kamu belum shalat"

3. Mendahului / Terlambat Mengikuti Gerakan Imam
Ini juga masih banyak terjadi disekitar kita, padahal kesalahan ini termasuk membatalkan shalat atau minimal membatalkan rakaatnya. Maka yang wajib bagi orang yang shalat adalah mengikuti dan mencontoh imamnya,, jangan mendahului apalagi terlambat mengikuti dalam satu rukun (gerakan). Hal ini berdasarkan hadist yang diriwayatkan oleh Abu Daud dengan sanad yang sahih dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda "Tidaklah seorang imam dijadikan sebagai imam kecuali untuk diikuti, maka jika dia bertakbir maka takbirlah kalian dan janganlah kalian bertakbir sampai mereka sudah bertakbir, jika dia ruku maka rukulah kalian dan janganlah kalian ruku sampai mereka sudah ruku .. ".

4. Melafazkan Niat
Melafazkan niat dalam shalat termasuk bid'ah. Nabi Muhammad SAW sama sekali tidak pernah melafazkan niat untuk shalat. Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata "kebiasaan beliau (nabi) jika berdiri untuk shalat, beliau mengucapkan Allaahu Akbar dan tidak membaca apapun sebelumnya termasuk melafazkan niat.

5. Memejamkan Kedua Mata Tanpa Ada Kebutuhan
Perbuatan semacam ini menjadi polemik dikalangan ulama, ada yg memakruhkan dan ada pula yang membolehkan dengan alasan memejamkan mata lebih cepat mendatangkan kekhusyukan dalam shalat. Namum pendapat yang paling banyak diterima yakni jika membuka mata tidak menghilangkan kekhusyukan maka ini lebih afdol, tetapi jika membuka mata menghalangi seseorang untuk khusyuk misalnya karena ada sesuatu didepannya yang bisa mengganggu pikirannya maka menutup mata diperbolehkan dan tidak makruh. (Ibnul Qoyyim).

6. Bergerak Tanpa Ada Keperluan.
Nah ini dia kesalahan yang paling banyak dilakukan jamaah shalat baik itu yg muda maupun yang sudah berumur. Rasulullah bersabda, "Sesungguhnya, seseorang beranjak setelah megnerjakan shalatnya dan tidak ditetapkan pahala untuknya kecuali hanya sepersepuluh untuk shalatnya, sepersembilan, seperdelapan, seperenam, seperlima, seperempat, sepertiga atau setangah darinya. " (HR. Abu Dawud, Shahih) mereka tidak mendapat pahala shlatnya dengan sempurna disebabkan tidak adanya kekhusyu'an dalam hati atau melakukan gerakan-gerakan yang melalaikan dalam shalat.
Bagaimana kalo ada tiba-tiba HP berbunyi? apakah bisa dimatikan sementara kita dalam keadaan shalat? Yaa selama itu karena ada keperluan, maka tentu saja boleh mematikan HP tersebut.

7. Tidak Meluruskan Punggung Saat Ruku dan Sujud
Diriwayatkan oleh Imam Ahmad di dalam kitabnya dari Abi Mas'ud ra bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda: tidak sah shalat seseorang diantara kalian sehingga dia menegakkan punggungnya baik pada saat ruku dan sujud. Admin sendiri pernah melihat hal seperti ini meskipun tidak banyak, terkadang ada saja orang yang shalat pada saat ruku terlalu merendahkan punggungnya dari yang semestinya padahal Rasulullah apabila beliau melakukan ruku maka beliau membentangkan punggungnya dan meratakannya sehingga kalau air diletakkan padanya niscaya tidak akan goyah.

8. Tidak Memperhatikan Anggota Sujud
Sujud dikatakan sempurna apabila ketujuh anggota sujud telah sesuai posisinya. Ketujuh anggota sujud yang dimaksud adalah dahi dan hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, serta kedua kaki.
Dari Al Abbas abdil muthalib ra bahwa beliau pernah mendengar Rasulullah SAW bersabda "jika seorang hamba bersujud, maka ikut pula sujud bersamanya tujuh tulang: wajahnya, kedua telapak tangan, kedua lutut dan kedua kakinya. Di antara makmum ada juga yang tidak meletakkan jidat dan hidungnya dengan baik ke bumi atau dia mengangkat kedua kakinya atau tidak meletakkan telapak tangannya dengan baik. Tentu saja hal ini menyelisih apa yg diperintahkan.

9. Membuka Telapak Tangan Saat Salam
Terkadang admin melihat secara tidak langsung, seseorang membuka telapak tangan saat salam. Jika salam ke kiri, dibukanya telapak tangan menghadap ke kiri begitu pun sebaliknya. Apakah perbuatan ini dibenarkan? Setelah mencari-cari artikel baik dibuku maupun diinternet, ternyata  hal seperti ini termasuk bid'ah dan tidak dibenarkan. Dibawah ini 2 hadist yang mendukung dan bisa dijadikan pedoman.

“Seseorang diantara kamu cukup meletakkan tangannya di atas pahanya, kemudian ia mengucapkan salam dengan berpaling kepada saudaranya yang di sebelah kanan dan saudaranya di sebelah kiri).  [HR. Muslim, Abu ‘Awanah, Ibnu Khuzaimah dan At-Thabrani]

Dari Jabir bin Samurah radhiallahu 'anhu,ia berkata, Rasulullah shallalahu 'alaihi wa sallam bersabda :
"Mengapa kamu menggerakkan tangan kamu seperti gerakan ekor kuda liar. Bila seseorang diantara kamu mengucapkan salam, hendaklah ia berpaling kepada temannya dan tidak perlu menggerakkan tangannya.”

10. Mengusap Wajah Setelah Salam
Saya yakin anda sering menemukan hal seperti, hukum mengusap wajah setelah salam memang menjadi perdebatan bagi sebagian besar ulama, akan tetapi hadist-hadist yg berkaitan dengan ini lebih banyak yang lemah bahkan disebut sebagai hadist palsu.
Hadist pertama dari Anas bin Malik, katanya:
“Adalah Rasulullah jika telah selesai shalat, maka dia usapkan wajahnya dengan tangan kanannya, kemudian berkata: “Aku bersaksi tiada Ilah kecuali Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang, Ya Allah hilangkanlah dariku kegelisahan dan kesedihan.” ( HR. Ibnu Sunni ,‘Amalul Yaum wal lailah, No. 110, dan Ibnu Sam’un, Al Amali, 2/176q). Hadits ini dhaif jiddan (sangat lemah), bahkan sebagian ulama mengatakan: maudhu’ (palsu).

Hadist kedua masih dari Anas Bin Malik, katanya:
“Adalah Rasulullah Shallalllahu ‘Alaihi wa Sallam jika telah selesai shalatnya, beliau mengusap dahinya dengan tangan kanan, kemudian ilanjutkan ke wajah sampai jenggotnya. Lalu bersabda: “Dengan nama Allah yang Tidak ada Ilah selain Dia, yang Maha Mengetahui yang Ghaib dan Yang Tampak, Maha Pengasih dan Penyayang. Ya Allah hilangkanlah dariku kegelisahan, kesedihan, dan keresahan. Ya Allah dengan memujiMu aku beranjak dan dengan dosaku aku mengakuinya. Aku berlindung kepadaMu dari keburukan yang telah aku akui, dan aku berlidung kepadaMu dari beratnya cobaan kehidupan dunia dan siksaan akhirat.” (HR. Abu Nu’aim, Akhbar Ashbahan, No. 40446. Mawqi’ Jami’ Al Hadits). Hadits ini dhaif (lemah). Karena di dalam sanadnya terdapat Daud Al Mihbar pengarang kitab Al ‘Aql.

Demikian 10 kesalahan yang sangat umum dilakukan dalam shalat, semoga bermanfaat bagi kita semua. aamiin. Dikumpul dari berbagai sumber.

Followers

Partner Link

Info Aplikasi Java Mobile Email Viewer Klik Disini

Info Aplikasi Java Mobile Mencuri Pulsa Telkomsel Klik Disini

Tampilan Baru Google Di Masa Depan Klik Disini

Google+ Followers

Yoyoy

 
 
Copyright © 2013. Bukan Catatan Manusia Biasa - All Rights Reserved
Design by Luhur Muhammad Fatah | Powered By Blogger.com