Sunday, September 21, 2014

60 PINTU KEBAIKAN DAN PENGHAPUS KESALAHAN


Bismillahir rahmaanir rahiim..

Manusia adalah makhluk yang lemah dan sering berbuat dosa dan kesalahan, akan tetapi Allah Swt telah menyediakan jalan-jalan untuk membersihkan dosa-dosa tersebut dan menjadi kebaikan dengan pahala yang berlimpah jika dilakukan dengan ikhlas dan semata-mata hanya mengharap ridha Allah Swt.

Berikut adalah amalan-amalan kebaikan dan penghapus dosa yang sebagian besar berasal dari hadist Imam Bukhari dan Muslim

1.Taubat kepada Allah subhanahu wata’ala.
“Barang siapa yang bertaubat sebelum matahari terbit dari barat, maka Allah menerima taubatnya”.
(HR. muslim, no: 2703).
“Sesungguhnya Allah akan menerima taubat seorang hamba selama nafas belum sampai tenggorokan”.

2.Keluar dalam rangka untuk menuntut ilmu.
”Barang siapa yang menempuh suatu jalan untuk mencari ilmu, maka Allah akan mudahkan baginya dengannya jalan menuju surga”.
(Riwayat muslim, no: 2699).

3.Dzikir kepada Allah ta’ala.
”Maukah kalian, aku beritahukan tentang perbuatan yang terbaik, paling suci di sisi (Allah) Penguasa kalian, dan paling tinggi mengangkat derajat kalian; lebih baik bagi kalian dibandingkan dengan infaq emas dan perak, dan lebih baik bagi kalian dibandingkan dengan bertemu dengan musuh, kemudian kalian memenggal lehernya atau mereka memenggal leher kalian?” Para sahabat berkata: “Tentu Mau!” Beliau bersabda: “Zikir mengingat Allah Yang Maha Tinggi”
[HR. At-Tirmidzi]

4.Mengerjakan kebaikan dan menunjukkan orang lain kepadanya.
“Setiap yang ma’ruf(baik) adalah sadaqah, dan penunjuk kepada kebaikan akan mendapat pahala seperti orang yang mengerjakannya”.
(Riwayat Bukhari, 10/374 dan Muslim, no: 1005).

5.Keutamaan Berdakwah kepada Allah ta’ala.
”Barang siapa yang menyeru kepada petunjuk Allah, Maka baginya pahala seperti pahala orang yang mengikutinya, tanpa mengurangi pahala mereka sedikit pun”.
(HR.Muslim no. 2674)

6.Memerintahkan kepada kebaikan Mencegah dari kemungkaran.
”Siapa diantara kalian yang melihat kemungkaran, maka hendaklah ia merubahnya dengan tangannya, jika tidak bias maka dengan lisannya, dan jika tidak bias maka dengan hatinya, dan itu adalah selemah-lemahnya iman”.
(HR. Muslim no.49)

7. Membaca Al Qur’an.
”Bacalah Al Qur’an karena ia akan datang pada hari kiamat sebagai pemberi syafa’at bagi pembacanya”.
(HR.Muslim no. 804)

8. Mempelajari Al Qur’an dan mengajarkannya.
”Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al Qur’an dan yang mengajarkannya”.
(HR. Bukhari no.9/66)

9. Mengucapkan salam.
”tidaklah kalian masuk surga hingga kalian beriman. Dan tidaklah kalian beriman hingga kalian saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan kepada sesuatu yang apabila kalian melakukannya kalian akan saling mencintai?, yaitu sebarkanlah salam diantara kalian”.
(HR.Muslim no.54)

10. mencintai seseorang karena Allah.
”Sesungguhnya Allah akan befirman di hari kiamat nanti, ”Manakah orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku? Hari ini Aku akan menaungi mereka, pada saat tidak ada naungan selain naungan-Ku”.
(HR.Muslim no. 2566)

11. Menjenguk orang sakit.
”Tidaklah seorang muslim menjenguk muslim yang lain pada pagi hari melainkan 70.000 malaikat akan bershalawat (mendoakan ampunan) baginya sampai sore hari. Jika menjenguk pada sore hari maka 70.000 malaikat akan bershalawat baginya sampai pagi hari. Dia pun berhak untuk memiliki buah-buahan yang dipetik di surga.”
[HR. at-Tirmidzi no. 969)

12. Menolong orang dalam meringankan hutang.
''Barangsiapa yang memberi kemudahan terhadap orang yang kesusahan, Maka Allah akan mudahkan kesusahannya baik dalam urusan dunia maupun akhirat''.
(HR.Muslim no. 2699)

13.Menutupi Aib orang lain.
''Tidaklah seorang hamba menutupi aib hamba lainnya di dunia. Melainkan Allah akan menutupi aibnya di hari kiamat nanti''.
(HR.Muslim no.2590)

14. Silaturrahim.
''Ar rahim itu tergantung di atas 'Arsy, ia berkata: siapa yang menyambungkanku, maka Allah akan menyembungkannya. Dan siapa yang memutusku, maka Allah akan memutuskannya''.
(HR. Bukhari 10/350, Muslim no. 2555)

15. Akhlaq yang baik.
Nabi shallallaahu'alaihi wa sallam pernah ditanya tentang kebanyakan orang yang masuk surga? Maka beliau menjawab: yaitu, orang yang bertaqwa kepada Allah dan mempunyai akhlak yang baik''.
(HR. Tirmidzi no.2003)

16. Jujur.
''Hendaklah kalian berlaku jujur, karena jujur akan mengarahkan kepada kebaikan. Dan sesungguhnya kebaikan akan mengarahkan ke surga''.
(HR.Bukhari 10/423 & Muslim no. 2607)

17. Menahan amarah.
''Barangsiapa yang menahan amarahnya, sedangkan ia mampu melakukannya, Maka Allah akan memanggilnya di hadapan seluruh makhluq-Nya pada hari kiamat hingga Dia memilihkan untuknya bidadari yang disukainya''.
(HR.Tirmidzi no.2022)

18. Membaca do'a kaffaratul majlis.
''Barangsiapa yang duduk di suatu majlis kemudian ia banyak salahnya. Lalu sebelum berdiri dari majlis tersebut ia membaca ''Subhaanakallaahumma wa bihamdika, Asyhadu an laa ilaaha illa anta Astagfiruka wa Atuubu ilaik'',Melainkan Allah akan ampuni segala kesalahan yang ia lakukan di majlis tadi''.
(HR.Tirmidzi no.3/153)

19. Sabar.
''Tidaklah seorang muslim ditimpa suatu penyakit ,kesusahan atau kepayahan, kesedihan dan gangguan, hingga duri yang mengenainya, melainkan Allah akan menghapuskan baginya kesalahan-kesalahannya''.
(HR. Bukhari 10/91)

20.Berbakti kepada kedua orang tua.
''Celaka, celaka, celaka, (shahabat) bertanya : Siapa ya Rasulullah ? : “Siapa yang mendapatkan kedua orang tuanya disaat tua, salah satunya atau keduanya tapi tidak masuk syurga''.
(HR.Muslim no. 2551)

21. Memperhatikan para janda dan anak-anak yatim.
“ Orang yang memperhatikan janda dan orang miskin bagaikan mujahid di jalan Allah “ saya (Abu Hurairah) mengira beliau juga bersabda : “ Bagaikan orang yang beribadah tiada henti dan bagaikan orang yang selalu shoum “
(HR.Bukhari 10/366)

22. Menanggung anak yatim.
''Saya dan orang yang mengurusi anak yatim (nanti) di Syurga seperti ini, seraya mengisyaratkan dua jarinya''.
(HR.Bukhari 10/365)

23.Wudlu.
''Siapa yang berwudu dan melakukannya dengan baik, maka segala kesalahannya keluar dari tubuhnya hingga keluar dari bawah kuku-kukunya”.
(HR.Muslim no. 245).

24. Mengucapkan Syahadat sesudah wudlu.
''Siapa yang berwudhu dan menyempurnakan wudhunya kemudian mengucapkan : Asyhadu alla ilaah illallahu wahdahu laa syarikalah wa anna Muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh, Allahummaj’alni minattawwabin waj’alni minal mutathahhirin, maka akan dibuka baginya pintu-pintu syurga yang dia dapat masuk dari mana saja dia suka “.
(HR.Muslim no. 234)

25. Mengulang-ulang kalimat yang diucapkan muadzin.
''Barangsiapa yang setelah adzan mengucapkan ''Allaahumma Rabba Haadzihid da'watit tammati Wa shshalaatul Qaa-imah, Aati Muhammad Al wasilata Wal fadhiilata , Wab 'atshu Maqaaman Mahmudan Alladzii wa'adtahu'', Maka halal baginya syafa'atku di hari kiamat''.
(HR. Bukhari 2/77)

26. Membangun Masjid.
''Barangsiapa yang membangun masjid karena mengharap Wajah Allah, Maka Allah akan bangunkan baginya yang sepertinya di surga''.
(HR.Bukhari 450)

27. Bersiwak.
''Seandainya aku tidak memberatkan ummatku, sungguh aku akan perintahkan mereka untuk bersiwak setiap mau shalat''.
(HR. Bukhari 2/331, HR. Muslim 252)

28. Pergi ke masjid.
“Barangsiapa pergi pagi hari ke masjid, atau petang hari, akan Allah sediakan untuknya tempat di surga setiap kali dia pergi (pagi atau petang hari).”
(HR.Bukhari 2/124, Muslim no. 669).

29. Shalat lima waktu.
''Tidaklah seorang muslim didatangi shalat fardlu, lalu dia membaguskan wudlunya dan khusyu’nya dan shalatnya, melainkan itu menjadi penebus dosa-dosanya terdahulu, selama dia tidak melakukan dosa besar. Dan itu (berlaku) pada sepanjang zaman.”
(HR. Muslim no. 228)

30. Shalat fajr dan ashar.
''Barang siapa shalat pada kedua waktu dingin (ashar dan subuh), maka ia akan masuk surga''.
(HR.Bukhari 2/43).

31. Shalat Jum'at.
''Barangsiapa yang wudlu lalu memperbaiki wudlunya, kemudian mendatangi shalat jum'at, lalu diam mendengarkan (khutbah), Maka segala dosanya diampuni antaranya dengan jum'at setelahnya, dan ditambah 3 hari''.
(HR.Muslim no.857)

32. Memanfaatkan waktu dikabulkanya do'a di hari jum'at.
“Sesungguhnya pada hari Jum’at terdapat suatu jam (waktu) tertentu, tidaklah seorang muslim mendapati waktu tersebut dan berdoa kepada Allah memohon kebaikan, melainkan Allah akan memenuhi permohonannya''.
(HR. Bukhari 2/344, Muslim no.852)

33. Mengiringi shalat fardhu dengan sunnah Rawatib.
''Tidak ada seorang hamba yang shalat sunnah setiap hari sebanyak 12 rakaat kecuali Allah membangun untuknya sebuah rumah di surga''.
(HR. Muslim no. 728)

34.Shalat dua Raka'at setelah melakukan dosa.
''Tidaklah seorang hamba melakukan dosa, kemudian bersuci lalu shalat dua raka'at, kemudian memohon ampun kepada Allah, kecuali akan diampuni dosa-dosanya''.
(HR. Abu Daud no 1521)

35. Shalat malam (Qiyamullail).
''Shalat yang paling utama setelah shalat fardhu adalah shalat malam''.
(HR. Muslim no. 1163)

36. Shalat Dhuha.
''Setiap tulang persendian kalian harus dishadaqahi, setiap tasbih adalah shadaqah, setiap tahmid adalah shadaqah, setiap tahlil adalah shadaqah, setiap takbir adalah shadaqah, amar ma’ruf adalah shadaqah, nahi munkar adalah shadaqah, yang demikian itu dapat terbalas dengan melakukan dua rakaat shalat Dhuha''.
(HR.Muslim no.720)

37. Bershalawat atas Nabi.
''Barang siapa yang bershalawat kepadaku satu kali, Maka Allah akan bershalawat kepadanya 10 kali''.
(HR.Muslim no. 384)

38. Puasa.
''tidaklah seorang hamba suatu hari berpuasa di jalan Allah, melainkan Allah akan menjauhkan wajahnya pada hari itu dari api neraka selama 70 tahun''.
(HR. Bukhari 6/35, Muslim no.1153)

39. Puasa tiga hari setiap bulan.
''puasa tiga hari dari setiap bulan seperti puasa setahun penuh'' .
(HR.Bukhari 4/192, Muslim no.1159)

40. Puasa di bulan Ramadhan.
''Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh iman dan mengharap pahala dari Allah, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu''.
(HR. Bukhari 4/221, Muslim no 760)

41. Puasa 6 hari dari bulan syawwal.
''Barang siapa yang puasa di bulan Ramadhan kemudian mengirinya dengan puasa 6 hari di bulan Syawwal, Maka dia seperti puasa setahun penuh''.
(HR.Muslim no. 1164)

42. Puasa hari arafah.
''puasa Arafah dapat menghapuskan dosa setahun yang telah lalu dan yang akan datang''.
(HR.Muslim no. 1162)

43. Puasa hari 'asyura.
''puasa Asyura aku berharap kepada Allah agar dapat menghapuskan dosa setahun yang telah lalu''.
(HR.Muslim no. 1162)

44. Memberi makanan orang berpuasa.
''Barang siapa yang memberi buka orang puasa, maka baginya seperti pahalanya, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa tersebut sedikit pun''.
(HR Tirmidzi no. 807)

45. Qiyam lailatul Qadr.
''Barang siapa yang berdiri (shalat) pada malam lailatul qadr dengan penuh iman dan mengharap pahala dari Allah, Maka Allah ampuni dosanya yang telah lalu''.
(HR. Bukhari 4/221, Muslim no. 1165)

46. Shadaqah.
''shadaqah itu dapat memadamkan kesalahan seperti air dapat memadamkan api''.
(HR.Tirmidzi no. 2616).

47. Haji dan Umrah.
''Umrah pertama ke umrah selanjutnya adalah kaffarah diantara keduanya, dan haji mabrur tidak ada pahala baginya melainkan surga''.
(HR.Muslim no. 1349)

48. Beramal shalih di 10 hari pertama bulan dzulhijjah.
''Tidak ada hari-hari untuk beramal shalih yang paling Allah cintai di dalamnya melainkan hari-hari ini, yakni 10 hari dzulhijjah. Para sahabat bertanya: tidak juga jihad di jalan Allah?, beliau menjawab: ''tidak juga jihad di jalan Allah, kecuali seseorang yang keluar dengan jiwa dan hartanya kemudian dia tidak kembali dengannya sesuatu pun''.
(HR. Bukhari 2/381).

49. Jihad di jalan Allah.
"Ribat (berjaga-jaga)di jalan Allah satu hari adalah lebih baik dari pada dunia dan seisinya serta tempat cambuk salah seorang dari kalian di surga adalah lebih baik dari pada dunia dan seisinya".
(HR. Bukhari, 6/11).

50. Berinfaq di jalan Allah.
"Barang siapa yang membekali orang yang berperang berarti ia telah berperang dan barang siapa yang membekali keluarga orang yang berperang berarti ia telah berperang.
(HR. Bukhari, 11/154, dan Muslim, no: 264).

51. Shalat mayyit dan mengiringi jenazahnya.
"Barang siapa yang menyaksikan jenazah dan menshalatinya, maka ia memperoleh pahala satu kirat dan barangsiapa yang menyaksikan jenazah sampai dikuburkan, maka ia akan memperoleh dua kirat. Ditanyakan apa yang dimaksud dengan dua kirat? Maka beliau menjawab : seperti dua gunung yang besar".
(HR. Bukhari, 3/158 dan Muslim, no: 945).

52. Menjaga lisan dan kemaluan.
"Barang siapa yang menjamin antara dua bibir (lisan) dan antara kaki (kemaluan), maka aku akan menjamin baginya surga".
(HR. Bukhari, 11/264, dan Muslim, no: 265).

53. Keutamaan ''laa ilaaha illa llaah'' dan ''Subhaallaah wa bihamdihi''.
''Barang siapa yang mengucapkan ''laa ilaaha illallaah Wahdahu laa syariikalah lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai-in Qadiir'' dalam sehari 100 kali, maka ia bagaikan memerdekakan 10hamba sahaya, dan dicatat baginya 100 kebaikan serta dihapus baginya 100 kesalahan, dan ia ada dalam penjagaan dari gangguan syetan pada hari itu hingga sore hari. Serta tidak ada seorang pun yang datang dengan sesuatu yang lebih utama dari apa yang telah datang kepadanya, melainkan seseorang yang beramal lebih dari pada itu''.
''Dan barang siapa yang mengucapkan ''subhaanakallaahumma wa bihamdihi'' dalam sehari 100 kali, maka dihapus baginya segala kesalahannya walau pun sebanyak buih di lautan''.
(HR.Muslim no.2691)

54. Menyingkirkan gangguan dari jalan.
''Sesungguhnya saya melihat seorang yang mondar mandir dalam surga karena memotong sebuah pohon kayu di tengah jalan yang mengganggu (lalu lintas) orang banyak''. (HR.Muslim)
55. Mendidik 3 anak perempuan dan mengayomi mereka.
''Barangsiapa yang mempunyai 3 anak perempuan, kemudian mengurus mereka, menyayangi dan menjamin (kebutuhan mereka), Maka sungguh wajib baginya surga''.
(HR.Ahmad dengan sanad jayyid)

56. Berbuat baik terhadap hewan atau binatang.
''telah diriwayatkan bahwa ada seorang laki-laki yang melihat seekor anjing menjilat-jilat tanah karena kehausan, maka ia mengambil sepatunya, lalu menciduk air untuknya hingga ia memberinya minum, maka Allah berterima kasih kepadanya dan memasukkannya ke surga''.
(HR. Bukhari)

57. Meninggalkan al miraa-a (Perdebatan).
“Aku akan menjamin sebuah rumah di dasar surga bagi orang yang meninggalkan debat meskipun dia berada dalam pihak yang benar''.
(HR.Abu Daud)

58. Mengunjungi saudara karena Allah.
''Maukah kalian aku beritahu tentang orang-orang yang ada di surga?, para sahabat menjawab: tentu ya Rasulullah. Maka Nabi Saw bersabda: Nabi ada di surga, Abu Bakar Ash shiddiq ada di surga, dan orang yang mengunjungi saudaranya di penghujung mesir, dia tidak mengunjunginya kecuali karena Allah ada di surga''.
(At Thabrani- hadits hasan)

59. Ketaatan wanita terhadap suaminya.
''jika seorang wanita shalat lima waktu, berpuasa (di bulan Ramadhan), menjaga kemaluannya, dan menta'ati suaminya, Maka ia masuk surga dari pintu mana saja yang disukainya''.
(Ibnu hibban-hadits shahih)

60. Tidak meminta-minta kepada manusia sesuatu pun.
''Barang siapa yang menjamin bagiku untuk tidak meminta-minta kepada orang sesuatu pun, Maka aku menjamin baginya dengan surga''.
(Ahlus sunan – Shahih).

Kami memohon kepada Allah Yang tidak Ada ilah yang berhak disembah dengan benar melainkan Dia, agar menerima amalan-amalan kita, Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Sunday, September 14, 2014

Kenali Ciri-ciri Ikhwan Genit


Artikel ini sekedar refreshing aja, tetapi sekaligus mengajak anda khususnya wanita untuk senantiasa waspada dan jangan terlalu terbuka dengan laki-laki yang belum dikenal di dunia maya. Tidak bisa dipungkiri bahwa ketertarikan seorang pria terhadap lawan jenis bisa memicu sikap-sikap yang berlebihan alias terkesan genit, bersikap cuek dan waspada bisa menjadi pertolongan pertama anda para akhwat, agar tidak terjebak dengan laki-laki seperti ini.
Berikut ciri-ciri ikhwan genit yang perlu anda ketahui.
1.  Ikhwan genit suka chating dengan akhwat, diskusi dengan hal-hal yang ga perlu, katanya segala dakwah di dunia maya, tetapi yang diobrolkan jauh dari nilai esensi dakwah itu sendiri.
2. Ikhwan genit hanya sesekali shalat jamaah di masjid. itupun datangnya telat dan pulangnya lebih cepat dari jamaah lain
3.Ikhwan genit, akan… menyingsingkan celananya alias menjadi sosok congklangers ( biar ga isbal ) di depan para akhwat sedang klo bertemu dengan cewek biasa diturunkan lagi celananya.
4.Ikhwan genit akan bergaya dia paham ilmu agama tapi sebenarnya biasa-biasa saja.
5.Ikhwan genit suka nelpon-nelpon akhwat tanpa agenda yang jelas, lama banget,n mendayu-dayu, padahal sms saja bisa.
6.Ikhwan genit, memanfaatkan amanah dakwah nya untuk kepentingan dirinya, dan menseleksi akhwat, menilai akhwat layak tidak untuk dirinya, sekufu tidak dengan dirinya,dan orientasi pribadi lainnya.
7.Ikhwan genit memanfaatkan kepandaiannya dalam skill tertentu untuk menarik akhwat, misal skill memperbaiki komputer,HP, pemrograman, buat blog (site) dan buat proposal atau kerja teknis lainnya.
8.Ikhwan genit berjalan suka jelalatan, klo ada akhwat yang melintas di depannya selalu memberi penilaian, “ akhwat ini 80, akhwat itu 70 … dsb”
9.Ikhwan genit, sok perhatian ke akhwat, mempunyai belas kasihan yang terlalu berlebihan, padahal biasa-biasa saja sebenarnya bisa.
10.Ikhwan genit, suka bercanda dan cair dengan akhwat, dan ga risih dengan syuro yang berhadap-hadapan.
11.Ikhwan genit suka sekali sms tausiyah padahal sebenarnya dia lagi kangen saja sama akhwat idolanya, menurut saya etika sms tausiyah,” sent to all”, ga ada spesifikasi untuk ikhwan/akhwat tertentu, atau untuk lebih berhati-hati ikhwan sms tausiyahnya ke ikhwan dan akhwat ke akhwat.
12. Ikhwan genit yang kebetulan mendapat amanah di kaderisasi, perhatian n sok campur tangan dengan kaderisasi akhwat, padahal jelas-jelas kaderisasi ikhwan dan akhwat benar-banar sesuatu yang terpisah, dan semuanya sudah ada yang ngurusin.
13.Ikhwan genit suka menjanjikan “ nikah “ kepada seorang akhwat padahal itu masih lama banget menikahnya alias ngetek duluan, n yang terjadi akhirnya adalah back street.. wew parah!!
14.Ikhwan genit suka koleksi foto akhwat, dan suka menge-crop foto akhwat yang jadi idolanya, dan lebih gila lagi, menjadikannya background atau screen servernya di komputernya atau laptopnya.
15.Ikhwan genit suka koleksi teman-teman akhwat dengan FB, YM, dan sok perhatian ngasih komen di FB nya.
16.Ikhwan genit ga suka kajian, tapi seneng beli buku, padahal bukunya juga ga di baca.
17.Ikhwan genit suka jalan-jalan di Sunday morning dan melotot lihat akhwat cantik, n ga bisa Godhul bashor, ayo ikhwan tundukkan pandanganmu, biar kami bisa leluasa kalau harus berjalan di depanmu. “Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat”. Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya. (QS.An-Nuur[24]:30-31″)
18. Ikhwan genit dalam obrolan teman sesamanya yang dibicarakan selalu seputar akhwat, minim membahas ilmu dien, dan strategi dakwah.
19.Ikhwan genit sering berkunjung ke tempat akhwat, banyak sekali alasannya, entah mau pinjem buku, mau ngantar sesuatu, atau apalah tanpa ada alasan yang jelas.
20.Ikhwan genit suka tertawa terbahak-bahak ga karuan kalau lagi berkumpul sesamanya, padahal kelihatannya antheng & alim banget pas di depan akhwat & pas syuro’.
Gimana, apakah anda melihat ciri-ciri ini pada teman ikhwan anda??
Inspired : rangeradith

Thursday, September 4, 2014

BEBAS MAKSIAT BILA ANDA BISA MEMENUHI SYARAT INI



Suatu ketika ada seorang lelaki yang menemui Ibrahim bin Adham. Dia lalu berkata, “Wahai Aba Ishak! Selama ini aku gemar bermaksiat. Tolong berikan aku nasihat agar aku berhenti bermaksiat.”

Setelah mendengar perkataan tersebut Ibrahim berkata, “Jika kamu mau menerima lima syarat dan mampu melaksanakannya, maka bolehlah kamu melakukan maksiat.” 

Lelaki itu dengan tidak sabar-sabar bertanya, “Apakah syarat-syarat itu, wahai Aba Ishak?”

Ibrahim bin Adham berkata, “Syarat pertama, jika kamu bermaksiat kepada Allah, jangan memakan rezekinya.” 

Mendengar itu dia mengenyitkan kening seraya berkata, “Dari mana aku mahu makan? Bukankah semua yang ada di bumi ini rezeki Allah?” 

“Ya!” tegas Ibrahim bin Adham. “Kalau kamu sudah memahaminya, masih mampukah memakan rezekinya, sedangkan kamu selalu berkeinginan melanggar laranganNya?” 

“Yang kedua,” kata Ibrahim, “Kalau mahu bermaksiat, jangan tinggal di bumiNya!” 

Syarat ini membuat lelaki itu terkejut setengah mati. Ibrahim kembali berkata kepadanya, “Wahai Abdullah, fikirkanlah, apakah kamu layak memakan rezekiNya dan tinggal di bumiNya, sedangkan kamu melanggar segala laranganNya?” 

“Ya! Anda benar.” kata lelaki itu. 

Dia kemudian menanyakan syarat yang ketiga. Ibrahim menjawab, “Kalau kamu masih mahu bermaksiat, carilah tempat tersembunyi yang tidak dapat terlihat olehNya!” 

Lelaki itu kembali terperanjat dan berkata, “Wahai Ibrahim, ini nasihat macam mana? Mana mungkin Allah tidak melihat kita?” 

“Ya, kalau memang yakin demikian, apakah kamu masih berkeinginan melakukan maksiat?” kata Ibrahim. 

Lelaki itu mengangguk dan meminta syarat yang keempat. Ibrahim melanjutkan, “Kalau malaikat maut datang hendak mencabut rohmu, katakanlah kepadanya; Ketepikan kematianku dulu. Aku masih mahu bertaubat dan melakukan amal soleh.” 

Kemudian lelaki itu menggelengkan kepala dan segera tersedar, “Wahai Ibrahim, mana mungkin malaikat maut akan memenuhi permintaanku?” 

“Wahai Abdullah, kalau kamu sudah meyakini bahawa kamu tidak boleh menunda dan mengundurkan datangnya kematianmu, lalu bagaimana engkau boleh lari dari kemurkaan Allah?” 

“Baiklah, apa syarat yang kelima?” 

Ibrahim pun menjawab, “Wahai Abdullah kalau malaikat Zabaniyah datang hendak mengiringmu ke api neraka di hari kiamat nanti, jangan engkau ikut bersamanya.” 

Perkataan tersebut membuat lelaki itu insaf. Dia berkata, “Wahai Aba Ishak, sudah pasti malaikat itu tidak membiarkan aku menolak kehendaknya.” 

Dia tidak tahan lagi mendengar perkataan Ibrahim. Air matanya bercucuran. “Mulai saat ini aku bertaubat kepada Allah.” katanya sambil terisak-isak.

_________________________
sumber : Ibnu Samsudin Bin Elyas

Wednesday, September 3, 2014

IBADAH SELAMA 500 TAHUN TERNYATA HANYA SEBANDING DENGAN SATU NIKMAT


Alhamdulillah... alhamdulillah...alhamdulillah...
sebanyak apapun syukur kita, tidak akan pernah sebanding dengan betapa banyaknya nikmat dan karunia dari Allah Swt. Ada sebuah kisah menarik bagaimana seorang ahli ibadah yang beribadah selama 500 tahun, ternyata nilai ibadahnya tersebut hanya sebanding dengan satu nikmat penglihatan. Semoga kita bisa mengambil manfaat dan hikmat dari kisah ini.

Dari Jabir bin Abdullah radhiallahu ‘anhu berkata, "Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam keluar menuju kami, lalu bersabda, 'Baru saja kekasihku Malaikat Jibril keluar dariku dia memberitahu, 'Wahai Muhammad, Demi Dzat yang mengutusmu dengan kebenaran. Sesungguhnya Allah memiliki seorang hamba di antara sekian banyak hambaNya yang melakukan ibadah kepadaNya selama 500 tahun, ia hidup di puncak gunung yang berada di tengah laut. Lebarnya 30 hasta dan panjangnya 30 hasta juga. Sedangkan jarak lautan tersebut dari masing-masing arah mata angin sepanjang 4000 farsakh. Allah mengeluarkan mata air di puncak gunung itu hanya seukuran jari, airnya sangat segar mengalir sedikit demi sedikit, hingga menggenang di bawah kaki gunung.

Allah juga menumbuhkan pohon delima, yang setiap malam mengeluarkan satu buah delima matang untuk dimakan pada siang hari. Jika hari menjelang petang, hamba itu turun ke bawah mengambil air wudhu’ sambil memetik buah delima untuk dimakan. Kemudian mengerjakan shalat. Ia berdoa kepada Allah Ta’ala jika waktu ajal tiba agar ia diwafatkan dalam keadaan bersujud, dan mohon agar jangan sampai jasadnya rusak dimakan tanah atau lainnya sehingga ia dibangkitkan dalam keadaan bersujud juga.

Demikianlah kami dapati, jika kami lewat dihadapannya ketika kami menuruni dan mendaki gunung tersebut.

Selanjutnya, ketika dia dibangkitkan pada hari kiamat ia dihadapkan di depan Allah Ta’ala, lalu Allah berfirman, 'Masukkanlah hambaKu ini ke dalam Surga karena rahmatKu.' Hamba itu membantah, 'Ya Rabbi, aku masuk Surga karena perbuatanku.'
Allah Ta’ala berfirman, 'Masukkanlah hambaKu ini ke dalam Surga karena rahmatKu.' Hamba tersebut membantah lagi, 'Ya Rabbi, masukkan aku ke surga karena amalku.'
Kemudian Allah Ta’ala memerintah para malaikat, 'Cobalah kalian timbang, lebih berat mana antara kenikmatan yang Aku berikan kepadanya dengan amal perbuatannya.'
Maka ia dapati bahwa kenikmatan penglihatan yang dimilikinya lebih berat dibanding dengan ibadahnya selama 500 tahun, belum lagi kenikmatan anggota tubuh yang lain. Allah Ta’ala berfirman, 'Sekarang masukkanlah hambaKu ini ke Neraka!'
Kemudian ia diseret ke dalam api Neraka. Hamba itu lalu berkata, 'Ya Rabbi, benar aku masuk Surga hanya karena rahmat-Mu, masukkanlah aku ke dalam SurgaMu.'
Allah Ta’ala berfirman, 'Kembalikanlah ia.'
Kemudian ia dihadapkan lagi di depan Allah Ta’ala, Allah Ta’ala bertanya kepadanya, 'Wahai hambaKu, Siapakah yang menciptakanmu ketika kamu belum menjadi apa-apa?'
Hamba tersebut menjawab, 'Engkau, wahai Tuhanku.'
Allah bertanya lagi, 'Yang demikian itu karena keinginanmu sendiri atau berkat rahmatKu?'
Dia menjawab, 'Semata-mata karena rahmatMu.'
Allah bertanya, 'Siapakah yang memberi kekuatan kepadamu sehingga kamu mampu mengerjakan ibadah selama 500 tahun?'
Dia menjawab, 'Engkau Ya Rabbi.'
Allah bertanya, 'Siapakah yang menempatkanmu berada di gunung dikelilingi ombak laut, kemudian mengalirkan untukmu air segar di tengah-tengah laut yang airnya asin, lalu setiap malam memberimu buah delima yang seharusnya berbuah hanya satu tahun sekali? Di samping itu semua, kamu mohon kepadaKu agar Aku mencabut nyawamu ketika kamu bersujud, dan aku telah memenuhi permintaanmu!?'
Hamba itu menjawab, 'Engkau ya Rabbi.'
Allah Ta’ala berfirman, 'Itu semua berkat rahmatKu. Dan hanya dengan rahmatKu pula Aku memasukkanmu ke dalam Surga. Sekarang masukkanlah hambaKu ini ke dalam Surga! HambaKu yang paling banyak memperoleh kenikmatan adalah kamu wahai hambaKu.' Kemudian Allah Ta’ala memasukkanya ke dalam Surga."
Jibril ‘Alaihis Salam melanjutkan, "Wahai Muhammad, sesungguhnya segala sesuatu itu terjadi hanya berkat Rahmat Allah Ta’ala." (HR. Al-Hakim, 4/250.)

sumber : http://simtuddurorkebumen.blogspot.com/

Friday, June 20, 2014

ayo pendekkan url anda


Anda yang punya bisnis online seperti afiliasi dan bisnis lainnya yang memanfaatkan internet, sangat perlu untuk mencoba trik yang satu ini yakni memendekkan url. Hal ini dilakukan selain untuk menghemat limit karakter (pada situs tertentu) juga untuk menyamarkan link afiliasi anda dan memberi sedikit kenyamanan bagi yang melihat short link tersebut.

Memendekkah URL tidak membutuhkan waktu yang lama, anda bisa memanfaatkan layanan gratis ataupun berbayar dari situs-situs yang menyediakan layanan ini. Beberapa situs populer yang bisa anda gunakan untuk memendekkan URL, sekaligus beberapa diantaranya akan saya tunjukkan tutorial singkatnya antara lain
1. Goo.Gl
Ini adalah url shortener milik Google. Mengapa Google?? karena sebagian besar dari kita tentu memiliki akun gmail kan? jadi anda tidak perlu repot-repot lagi membuat akun baru untuk sign. Di Goo.gl kita cukup memasukkan link yang akan kita pendekkan kemudian klik tombol biru bertuliskan shorten url, dalam beberapa detik link anda yang baru akan ditampilkan disisi kanannya. Silakan lihat ketiga gambar dibawah




2. Bit.Do
Url Shortener yang kedua adalah Bit.Do. Url Shortener yang satu ini adalah favorit kedua saya setelah Goo.gl. dan satu keistimewaan dari Bit.Do adalah anda bisa mencustomize url anda sesuai dengan kehendak anda pribadi. Penggunaannya pun semudah goo.gl, silakan anda lihat gambar dibawah, sekaligus saya masukkan sebuah link pada contoh ini.

Gambar di atas adalah tampilan awal ketika memasuki situs Bit.Do. Seperti yang bisa anda lihat, pada kotak berwarna, anda bisa mengisikan sebuah link yang akan dipendekkan.

Kemudian setelah memasukkan sebuah link, ada pilihan apakah anda ingin mengganti nama link tersebut. Anda bisa mengisinya sesuai dengan keinginan atau bisa anda kosongkan.

Nah kemudian hasilnya bisa anda lihat pada gambar ketiga diatas. Situs Bit.Do juga menampilkan barcode untuk link yang sudah dipendekkan.

Sedangkan situs lainnya yang bisa anda gunakan untuk memperpendek suatu link yakni:
  • tinyurl.com
  • bit.ly
  • Is.gd
  • Nxy.In
  • Cli.gs
  • Tr.im
  • Short.ie
  • Ow.ly
  • Plurl.me

Tuesday, June 17, 2014

Syirik Di Piala Dunia 2014


Ajang sepakbola terbesar di dunia, yakni Piala Dunia Sepakbola 2014 resmi bergulir sejak tanggal 13 Juni lalu. Brasil sebagai tuan rumah, sukses menjalani pertandingan pertamanya dengan mengalahkan Kroasia, dengan skor yg meyakinkan 3-1.

Piala Dunia Sepakbola kini menjadi tontonan paling laris seantero bumi, banyak yang rela begadang demi untuk mendukung dan menyaksikan tim-tim kesayangannya berlaga. Perhelatan empat tahunan itu memang selalu menarik perhatian semua orang. Namum dibalik itu semua, ada satu kekhawatiran yg perlu menjadi perhatian kita semua, khususnya umat Islam. Saya ini bukan ustadz, bukan juga orang alim dan terbaik agamanya, tetapi sudah menjadi kewajiban kita bersama untuk saling mengingatkan, termasuk di dunia maya ini.


Kekhawatiran yang dimaksud adalah syirik. Syirik dalam pengertian sederhana adalah menyekutukan Allah dengan sesuatu yang lain, dan syirik ini adalah termasuk dosa besar dan obatnya adalah taubatan nasuha. Lalu syirik seperti apakah yang ada di sepakbola piala dunia??? Masih ingat dengan Paul si Gurita?? Yaa binatang gurita ini fenomenal di piala dunia 2010 kemarin, karena ramalannya bolanya yang kebanyakan tepat. Dan hal yang sama juga terjadi di piala dunia 2014 ini, ada yg menggunakan panda, kura-kura, babi, bahkan bahkan ayam. Hmm... tapi tunggu dulu. Jangan salahkan binatangnya, karena binatang ini hanyalah sebuah alat yang dimanfaatkan segelintir orang dan membuat seolah-olah binatang ini adalah peramal yang hebat.

Mempercayai ramalan, itulah yang tidak boleh kita lakukan sebagai seorang muslim. Karena mempercayai suatu ramalan berarti kita telah mendahului Allah Swt. Padahal Allah lah yang menentukan segala sesuatunya terjadi, kita sebagai manusia hanya bisa memprediksi dengan akal kita yang lemah dan terbatas ini.

Mempercayai ramalan termasuk ke dalam perbuatan syirik, dan hukumnya haram. Dalam Al Qur'an dan Hadist, kita bisa melihat bagaimana larangan untuk tidak percaya kepada ramalan. Misalnya dalam surah Al Jin ayat 26 sampai ayat 27 yang berbunyi:

عَالِمُ الْغَيْبِ فَلا يُظْهِرُ عَلَى غَيْبِهِ أَحَداً . إِلَّا مَنِ ارْتَضَى مِنْ رَسُولٍ فَإِنَّهُ يَسْلُكُ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ رَصَداً
Artinya: (Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu. Kecuali kepada rasul yang diridhai-Nya, maka sesungguhnya Dia mengadakan penjaga-penjaga (malaikat) di muka dan di belakangnya. 

Sedangkan dalam Hadist, bisa anda baca pada dua hadist shahih dibawah ini:
Hadits sahih riwayat Muslim no. 537

عن معاويةَ بنِ الحكم السُّلمي رضي الله عنه قال: «قُلْتُ: يَا رَسُولَ اللهِ ! أُمُورًا كُنَّا نَصْنَعُهَا فِي الجَاهِلِيَّةِ، كُنَّا نَأْتِي الكُهَّانَ قَالَ: فَلاَ تَأْتُوا الكُهَّانَ»
Artinya: Ya Rasulullah, dulu kami banyak melakukan sesuau di masa Jahiliyah. Dulu kami biasa datang ke tukang ramal. Nabi bersabda: Jangan datang ke dukun tukang ramal.

- Hadits riwayat Abu Daud dan Ibnu Majah

من اقتبس شعبة من النجوم، اقتبس شعبة من السحر، زاد ما زاد
Artinya: Barangsiapa yang mengambl bagian dari ilmu perbintangan, maka ia telah mengambil bagian dari ilmu sihir.

Jadi sebagai seorang muslim, haram bagi kita untuk mempercayai suatu ramalan, termasuk ramalan dalam sepakbola. Mari kita nikmati pertandingan sepakbola, tanpa mencederai iman dan keyakinan kita. Sepakbola adalah tontonan yang baik, tetapi kita juga jangan sampai melalaikan kewajiban shalat kita yang lima waktu. Setuju sob???

Followers

Partner Link

Info Aplikasi Java Mobile Email Viewer Klik Disini

Info Aplikasi Java Mobile Mencuri Pulsa Telkomsel Klik Disini

Tampilan Baru Google Di Masa Depan Klik Disini

Blogroll Spesial

Google+ Followers

Yoyoy

Sponsor Lagi

 
 
Copyright © 2013. Bukan Catatan Manusia Biasa - All Rights Reserved
Design by Luhur Muhammad Fatah | Powered By Blogger.com